Menu

Sosialisasi dan Simulasi Bencana Gempa dan Kebakaran di Telkom Kaliasem

  • Jumat, 28 September 2018
  • 413x Dilihat

Jumat, 28 September 2018 Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kota Denpasar, bekerjasama dengan Telkom Kaliasem Denpasar mengadakan penyuluhan dan simulasi tentang bencana. Penyuluhan ini dilakukan di areal parker Telkom Kaliasem Denpasar dan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari para staff semua divisi dari kantor Telkom Kaliasem Denpasar. Penyuluhan ini merupakan suatu langkah antisipasi terhadap terjadinya bencana serta merupakan suatu langkah dalam meningkatkan kemampuan pegawai Telkom Kaliasem Denpasar untuk melakukan penanganan awal apabila terjadi bencana di kemudian hari. Dalam pelaksanaannya penyuluhan ini di bagi menjadi dua sesi yaitu sesi materi dan sesi simulasi. Sesi materi merupakan sesi pemaparan materi bahaya bencana dan bagaimana tindakan awal yang harus dilakukan ketika terjadi bencana terutama gempa dan kebakaran tidak lupa Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kota Denpasar juga memaparkan profil singkat dari BPBD Kota Denpasar kepada para peserta, sedangkan sesi simulasi yaitu sesi dimana para peserta diajak untuk melakukan simulasi seolah-olah terjadi gempa di kantor mereka dan setelah terjadi gempa terjadi kebakaran di salah satu ruangan di kantor Telkom Kaliasem Denpasar. Dalam simulasi ini pihak Telkom Kaliasem Denpasar juga melibatkan mobil pemadam kebakaran serta ambulan dari BPBD Kota Denpasar. Di skenariokan dalam simulasi ini para pegawai dari Telkom Kaliasem Denpasar melakukan evakuasi secara mandiri saat terjadi gempa, dan langsung melakukan pengecekan jumlah orang yang sudah melakukan evakuasi dan berapa yang mengalami luka-luka, setelah itu beberapa pegawai Telkom Kaliasem Denpasar melakukan evakusai terhadap orang yang masih tertinggal di dalam dan yang mengalami luka-luka. Namun pada saat melakukan evakuasi korban salah satu pegawai melihat terjadi konleting yang berkibat kebakaran di salah satu ruangan yang ada di Telkom Kaliasem Denpasar para pegawai melakukan penanganan awal yaitu menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR), namun api tidak bisa diatasi, sehingga salah satu security menghubungi BPBD Kota Denpasar untuk meminta bantuan. Tidak lama kemudian datanglah mobil pemadam kebakaran beserta kru pemadam dan ambulance selanjutnya kru pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar melakukan penanganan kebakaran dan kru Ambulance dari BPBD Kota Denpasar melakukan penanganan terhadap korban gempa dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Pada akhirnya para pegawai berhasil melakukan evakuasi dan kebakaran dan penanganan korban gempa dapat diatasi dengan lancar. Diharapkan kerja sama  seperti ini terus dilanjutkan agar mempererat hubungan antar masing-masing instansi sekaligus agar masyarakat Denpasar dapat tanggap terhadap bencana sejak dini.