Angin Puting Beliung Mengamuk lagi Di Denpasar Utara
20 Rumah Warga Rusak
Denpasar lagi dikejutkan dengan bencana angin puting beliung, khususnya yang tinggal di kawasan jalan Wibisana (utara dan barat) Br. Balun, Banjar Mertayasa dan Br. Panti Gede Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara sekitar pukul 15:50 wita (Minggu 06/11/2011) kemarin. akibatnya, 20 rumah warga rusak dan mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Bahkan sejumlah atap rumah milik warga di kawasan padat pemukiman itu terlepas alias beterbangan. Syukurnya tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka akibat musibah tersebut.
Menurut Plt. Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi I Made Prapta, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah kerugian material ditanggung warga akibat terjangan puting beliung tersebut. Dikatakan kerusakan terparah terjadi di kawasan Jalan Wibisana Utara. Sementara itu, 18 rumah warga lainnya mengalami kerusakan yang tidak terlalu parah atau hanya beberapa lembar atap yang kebanyakan dari asbes dan seng. Rumah yang rusak diantaranya milik Edi Saputro, Wardani, Made Ardika, A.A. Ketut Sudana, Dewa Putu Harun, Dewa Ketut Suardana, Sunarto, Pasek Wiranta, Lambertus, Nyoman Raka, Ketut Wati, Nyoman Misi, Mangku Subawa/Mangku Kaca, Abdul Mukid, Nyoman Subrata, Nyoman Budiarta, Wardoyo dan Ketut Wiwik.
Menurut keterangan warga setempat, musibah angin puting beliung tersebut datang secara tiba-tiba seusai hujan. "Awalnya memang hujan, tapi tidak begitu deras. Tiba-tiba datang angin seperti gulungan, langsung menerjang atap rumah warga. Kami langsung berlari keluar rumah. Kejadiannya sekejap hanya sekitar 2 menit kata Agus.
Menyikapi musibah tersebut, Sekda Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara langsung meninjau ke lokasi kejadian dan memerintahkan Camat Denpasar Utara, Kadis PU Kota Denpasar dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigra, M.Si. untuk membantu memperbaiki rumah warga yang tertimpa musibah.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, warga yang dibantu petugas dari Dinas PU dan BPBD sibuk memperbaiki atap rumah warga yang menjadi korban empasan angin puting beliung. Diusahakan, perbaikan seluruhnya tuntas hari itu juga sehingga malam harinya warga sudah bisa menempati rumahnya dan tidur dengan tenang.