Menu

Angin Kencang disertai Hujan Es di Denpasar

  • Jumat, 20 Maret 2009
  • 1500x Dilihat
Angin Kencang disertai Hujan Es di Denpasar
Hujan Angin disertai Es melanda seputaran Denpasar, Kamis (19/3) kemarin sekitar pukul 15.30. wita Terjadinya hujan Es berlangsung singkat di seputaran Ubung dan Jalan Ahmad Yani. akibat hujan es dan angin kencang di Jalan Cokroaminoto lima rumah milik warga mengalami kerusakan dan atapnya beterbangan terempas angin. Satu rumah di antaranya rusak berat. Bencana tersebut juga mengakibatkan dua pohon perindang jalan roboh di Jalan Gatot Subroto barat.Demikian pula sejumlah baliho di jalan tersebut utamanya di sebelah timur perempatan Ubung beterbangan ke jalan raya. tidak adanya korban jiwa dari dua kejadian tersebut. dari informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa Angin kencang terjadi pukul 15.30 wita dan disertai Hujan Es yang turun membuat kaget penghuni rumah (Arwin n kel) di jalan A. Yani Gang Manukrawa no. 11. Awalnya cuaca normal dan cenderung panas. Kemudian cuaca mulai memburuk dan angin kencang dengan hujan deras yang disertai es, petir dan angin berputar-putar mulai datang. saya kaget karena hujan es tiba-tiba saja muncul. saya bahkan sampai mengabadikan dengan camera, butiran es sebesar jari manusia ungkap Arwin dengan wajah histeris yang seakan tak percaya. Di Jalan Cokroaminoto, hujan deras berlangsung selama 10 menit. Tidak berhenti di sana, angin kencang disertai hujan es tiba-tiba muncul dan berlangsung kurang dari tiga menit. Es yang berjatuhan kira-kira sebesar butir jagung hingga sebesar jari orang biasa. selain itu kerusakan juga terjadi di Warung Be Kakul di Jalan A Yani. Atap warung berhamburan tertiup angin. Untungnya saat itu warung sedang tutup. Saat angin kencang dan hujan es berlangsung, lima rumah yang terletak di Jalan Cokroaminoto Gang Mahoni yang paling terkena imbasnya. Atap-atap rumah yang terbuat dari asbes mulai beterbangan. Sebagian warga yang panik juga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Rumah milik Wawan mengalami kerusakan paling parah. Diperkirakan sang pemilik rumah menderita kerugian sekitar lima juta rupiah. di sekitar pasar adat Ubung angin kencang juga menyebabkan pohon perindang tumbang yang selanjutnya dengan sigap dapat diatasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Kota Denpasar dan langsung membersihkan batang pohon yang menghalangi pengendara yang melintas.(adi)