Menu

Upaya Pemerintah Untuk Memberdayakan Masyarakatnya dalam Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Kebakaran

  • Senin, 18 Februari 2013
  • 1470x Dilihat
Dalam Kebencanaan Peran Masyarakat dianggap sangat penting karena dalam suatu penanggulangan bencana orang yg terdekat di TKP menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana, untuk itu perlu diberikan ilmu atau pembekalan kepada masyarakat terkait penanggulangan Bencana. Wujud nyata dari kepedulian pemerintah terhadap bencana yaitu mengadakan kegiatan tahunan seperti lomba pemadaman api secara modern dan tradisional, pelatihan bagi masyarakat, memaksimalkan lembaga swasta ikut serta dalam penanganan bencana dan lain-lain. Dalam moment memperingati HUT Kota Denpasar yang ke-225 dengan tema “Kotaku Rumahku”, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Denpasar, pada hari Jumat, 15 Pebruari 2013 pukul 08.00 wita mengadakan Lomba Pemadaman api baik secara tradisional yaitu dengan menggunakan karung goni maupun secara modern dengan menggunakan Apar (Alat Pemadam Api Ringan) media “dry chemical powder” (tepung kimia kering). Lomba ini disasarkan kepada Anggota Masyarakat desa-Kelurahan se-Kota Denpasar. Lomba yang diadakan dilapangan terbuka Puputan Badung ini diikuti oleh 86 peserta yang terdiri dari 43 peserta wanita untuk pemadaman api secara modern dan 43 peserta pria untuk pemadaman api secara tradisional. Adapun kriteria penilaian lomba pemadaman yg tradisional yaitu teknik memegang karung, teknik menuju sasaran, teknik menahan karung di sasaran, teknik melepas karung, teknik mengangkat karung, dan safety atau keselamatan peserta, serta ketepatan dan kecepatan waktu yg ditempuh, sedangkan untuk kriteria penilaian pemadaman api secara modern yaitu teknik membuka pen pengaman, teknik memegang nozel, teknik mengetes isi apar, jarak pemadaman, teknik pemadaman, keselamatan (safety peserta) serta kecepatan dalam penanganan pemadaman.