Simulasi Penggunaan Sarana dan Prasarana di Kota Denpasar kali ini yang dilatih kalangan (PSM) Pekerja Sosial Masyarakat seKota Denpasar
Pelatihan dan simulasi penggunaan sarana dan prasarana pasca bencana yang digelar BPBD Kota Denpasar di Pantai Matahari Terbit, Jumat 9 Nop 2012 dengan scenario, Petugas Call Centre 0361 223333 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi Banjir di Kawasan Matahari Terbit, sehingga korban terseret sampai ke pantai. Call Centre pun menghubungi Pos Induk BPBD yang segera melaporkan kepada Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, dr. I Made Sudhana Satrigraha. Karena kondisi gawat darurat, segera diperintahkan koordinasi dengan pihak terkait bencana, SAR, Kodim, PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan LK3 untuk turut membantu, karena banjir makin besar.
BPBD Kota Denpasar yang menggunakan sarana komunikasi radio pancar ulang (RPU) yang handal, serta kesiapsiagaan dari semua komponen yang memiliki respon tinggi, membuat cepatnya penanganan bencana tersebut.
SAR beserta relawan dan anggota BPBD langsung turun ke pantai menyelamatkan korban banjir. Sementara itu, PMI dengan kendaraannya telah siap di bibir pantai. Sementara itu, Tagana dinas Sosial Bali dan jajaran, Kodim serta Dinas Kesehatan menyiapkan posko bantuan. Relawan dan petugas BPBD mendirikan tenda. Ketika korban dan masyarakat umum dievakuasi, semua diarahkan ke tenda dan mendapat pelayanan kesehatan serta dapur umum untuk konsumsi mereka.
Dalam simulasi ini melibatkan semua komponen penanggulangan bencana yg diperankan oleh 43 PSM dr desa/kel. yang ada di Kota Denpasar.
Mereka kami latih dalam praktek simulasi ini, sebagai bahan pengetahuan dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di Kota Denpasar. Siapapun tidak ingin ada bencana, namun kita tak akan bisa terhindar oleh bencana ini. Untuk itu, komponen peduli bencana, yakni pemerintah, masyarakat, dan swasta mesti bahu membahu dalam kesiapsiagaan ini. Pelatihan baru sebagian kecil dari keiinginan besar itu, " ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, dr. I Made Sudhana Satrigraha, MSi".
Sementara itu, ketua panitia yang juga Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar, Made Prapta, MSi, berharap pengalaman yang didapat dalam pelatihan dan simulasi ini dapat menjadi bekal bagi petugas di Desa/Kelurahan, jika ada bencana di wilayahnya. BPBD dan semua komponen bersatu, sehingga penanggulangan bencana dari terjadinya sampai pasca dapat berjalan dengan baik dan terorganisir secara terencana.