Menu

Siap Siaga Terjadinya Bencana, Pemkot Petakan Titik Rawan Bencana di Kota Denpasar

  • Rabu, 19 Oktober 2016
  • 883x Dilihat

Denpasar – Berbagai langkah strategis digencarkan Pemkot Denpasar dalam memaksimalkan penanganan kebencanaan di Kota Denpasar. Seperti pada Selasa, (18/10) di Kantor BPBD Kota Denpasar dilaksanakan Rapat Koordinasi yang melibatkan TNI, Polresta Denpasar, sejumlah SKPD dilingkungan pemerintahan Kota Denpasar, BASARNAS, BMKG, PMI, Pecalang serta unsur sosial kemasyarakatan lainnya. Jalannya rapat dipimpin langsung Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, didampingi Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Made Prapta.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara menyampaikan pembenahan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi bencana.”Ada tiga hal yang perlu digarisbawahi terkait kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana, diantaranya inventarisasi, sarana prasarana, serta optimalisasi ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia. Karena terjadinya bencana alam sama sekali tidak bisa kita prediksi. Dilakukannya inventarisasi juga sangat krusial terutama inventarisasi potensi lingkungan yang terkena bencana” ujar Rai Iswara.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Made Prapta mengatakan bencana yang rawan terjadi di Kota Denpasar terutama memasuki musim hujan pada bulan Oktober sampai bulan Pebruari seperti banjir, pohon tumbang, angin puting beliung, dan tanah longsor.”Titik rawan terjadinya banjir di Kota Denpasar dintaranya wilayah Denpasar Barat yaitu sejumlah ruas jalan di Kelurahan Pemecutan, Desa Padangsambian Kaja, Kelurahan Padangsambian, Desa Padangsambian Klod, dan Pemecutan Klod. Di wilayah Denpasar Selatan yaitu sejumlah ruas jalan di Desa Pemogan, Desa Sidakarya, Kelurahan Sanur, Kelurahan Panjer dan Kelurahan Renon, sementara Wilayah Denpasar Utara terdata rawan banjir yaitu Jl. Ahmad Yani (sekitar Toko Daimaru) dan Jl. Siulan di Denpasar Timur. Sementara wilayah rawan terjadi tanah longsor di Kota Denpasar terdata di wilayah Denpasar Utara yaitu sejumlah jalan di Kelurahan Peguyangan dan Desa Ubung Kaja” ujar Prapta.

Lebih lanjut Made Prapta mengatakan BPBD Kota Denpasar siaga 24 Jam dalam mengantisipasi terjadinya bencana.”Selain Pos Induk di Jl. Imam Bonjol, kini sudah terdapat pos- pos tambahan diantaranya Pos di Jl. Juanda, Jl. Cokroaminoto, dan Jl. Mahendradata. Selain itu terdapat pula pos- pos Balawista di daerah Matahari Terbit, Segara Ayu dan Serangan. Bila masyarakat melakukan pengaduan terjadinya bencana bisa menghubungi Call Center 0361-223333’ ujar Prapta(esa/humasdps)