Sekaa Taruna sekota Denpasar mengikuti Lomba Pemadaman Api Tradisional dan Pemadaman Api Modern dalam rangka HUT XX Kota Denpasar
BPBD Kota Denpasar ikut berpartisipasi dalam rangka HUT XX Kota Denpasar dengan mengadakan perlombaan Pemadaman api tradisional dan Pemadaman api modern yang dilaksanakan pada Jumat tanggal 17 Februari 2012 dengan 86 peserta teruna teruni dari 43 ST Desa/Kelurahan sekota Denpasar. Dalam acara ini sekaa taruna diajak adu nyali dan agar dapat memahami pencegahan dini dalam kebakaran. Layaknya petugas pemadam kebakaran, peserta lomba juga mengenakan pakaian anti panas saat lomba. Dalam perlombaan peserta diharapkan selalu siap dan sigap dalam memadamkan api dalam drum yang besar agar tidak menjadi petaka dalam memadamkan api.
Dalam kesempatan ini Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar (dr. Made Sudhana Satrigraha, yang membacakan sambutan Walikota Denpasar, mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama sekaa teruna karena dapat lebih waspada berhadapan dengan ancaman bencana kebakaran di rumah masing-masing. Dengan lomba ini secara tidak langsung dapat memberikan satu pelatihan kesiapsiagaan untuk menangani bencana kebakaran pemadaman dengan tradisional dengan karung basah dan APAR degana cara lebih modern
Sementara ini BPBD Kota Denpasar secara berkala selama ini telah berkerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan kelompok masyarakat untuk melakukan pelatihan dan pengenalan upaya kesiapsiagaan bencana kebakaran ini. Dengan begitu masyarakat kota dapat mengantisipasi bencana sedini mungkin.
Ketua panitia, Ketut Mudastra mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyaraka khususnya para petugas yang ada di desa/lurah. Lebih dari itu, untuk mengevaluasi tingkat kemampuan peserta yang sebelumnya telah diberikan sosialisasi tentang cara pemadaman yang benar.
BPBD Kota Denpasar saat ini tidak hanya menangani bencana kebakaran saja, namun juga berbagai bencana yang disebabkan oleh air, angin, tanah, dan bencana lainnya yang disebabkan oleh kegagalan teknologi. Dengan Call Center (0361)- 223333 masyarakat dapat memberikan info dini apabila ada kejadian bencana disekitarnya, dan akan ditindaklanjuti dengan kecepatan respontime yang cepat untuk mengurangi bencana yang lebih besar.