Menu

Rumah Kos-Kosan Perkomplekan Tasikmalaya di Jl. Pulau Misol Ludes Terbakar

  • Kamis, 28 April 2011
  • 2731x Dilihat
Di duga konsleting pada stop kontak akibat memutar musik keras-keras, 10 rumah kos-kosan, 1 warung ludes terbakar dan satu mushola nyaris habis terbakar. Kejadian kebakaran di Jl. Pulau Misol Gang XX No 4b, Br. Sumuh Desa Dauh Puri Kauh Denpasar Barat ini terjadi pada hari Rabu 27 April 2011 pukul 08:00 kemarin. Api yang bermula dari kamar Suwanda ini dengan cepat membesar karena rumah kos-kosan tersebut begitu padat dan apalagi banyak bahan-bahan yang mudah terbakar dari kayu. Dalam waktu singkat, api menyebar ke seluruh bangunan. Kerugian yang diderita menurut Haji Elen Jaelani berkisar sekitar 500 jt rupiah. Karena di dalam bangunan terdapat uang dan barang-barang berharga lainnya. Salah satu korban luka bakar (Wiji Lestarianto 28th) cukup parah di bagian belakang akibat ingin menyelamatkan keponakannya dengan cepat dapat dilarikan ke RS Sanglah oleh PMI Kota Denpasar. Warga jalan Merpati Gg. 10 Denpasar ini justru nekat menerobos kepungan api yang membakar kos-kosan kakak perempuannya, namun setelah berhasil masuk ke dalam kamar ternyata sang keponakan tidak berada di dalam. Akhirnya terjebak di dalam kepungan api membuat bagian belakangnya terluka bakar. Meski begitu dia bersukur karena keponakan dan kakak perempuannya selamat dalam musibah tersebut. Haji Elan Jaelani menyebutkan penghuni komplek kos-kosan tersebut dihuni oleh warga dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka kebanyakan bekerja sebagai tukang kredit barang. Warga yang melihat api langsung berbondong-bondong berteriak dan berusaha melakukan pertolongan dengan mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan. Kecepetan api meluas juga karena angin bertiup cukup kencang, BPBD Kota Denpasar dengan segera merespon laporan masuk dari warga yang ternyata masuk ke PMK Badung, dan akhirnya di teruskan ke BPBD Kota Denpasar. Hitungan menit BPBD langsung di TKP setelah laporan masuk. Ludesnya 10 kamar dan 1 warung karena banyak masyarakat belum tau kemana ia harus menelpon. Dengan demikian dapat menghubungi Call Center di No. 0361 223333, untuk permasalahan kebencanaan di Kota Denpasar. Apapun bencananya selama masih berada di Denpasar silahkan hubungi nomor tersebut, dijamin puas, cepat, dan tepat. Semua Pos BPBD Kota Denpasar yang ada di empat titik dikerahkan guna mengantisipasi meluasnya kebakaran tersebut. 6 unit Mobil Pemadam dari BPBD Koat Denpasar dan 1 unit PMK Badung berhasil menjinakkan api sekitar pukul 09.20 api dengan tuntas dapat dijinakkan dan akhirnya diserahkan pekerjaan selanjutnya kepada pihak Polsek Denbar bersama Petugas Unit Lab Forensik Cabang Denpasar guna melakukan olah TKP. Secara pasti penyebab kebakaran belum diketahui, karena masih menunggu hasil olah TKP. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar dr. Made Sudhana Satrigraha,M.Si mengatakan bahaya kebakaran di musim kemarau yang datang saat ini jadi sangat rawan di daerah-daerah padat penduduknya. Karana itu masyarakat dapat mewaspadai dengan menerapkan upaya pencegahan dini melalui pelatihan pemadaman api ringan dan dengan cara tradisional, misal dengan menggunakan karung basah, pasir. Jika masyarakat ingin berlatih dan mengetahui secara lanjut cara pemadaman api dengan cara tradisional, bisa datang langsung ke kantor induk BPBD Kota Denpasar yang beralamat di Jl. Imam Bonjol 176 Denpasar. Untuk mengurangi beban dari musibah tersebut, pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar berserta Kepala Desa Dauh Puri Kauh memberikan bantuan pangan dan famili kit untuk korban kebakaran tersebut.