Kebakaran beruntun terjadi pada 2 tempat di Kota Denpasar, kali ini rumah bedeng pemulung yang merambat ke rumah sekaligus gudang barang kapal Ratu buah Hangus Terbakar
Tanggal 24 Sep 2011 pukul 16:30 Tempat Tinggal sekaligus Gudang Pemulung yang luasnya 2 are milik Pak Nijo 50th hangus terbakar. Kebakaran gudang pemulung kali ini merembet ke rumah sebelahnya seluas 2 are juga yang sekaligus sebagai gudang penyimpanan barang kapal ratu buah milik Ahmad Buhari 53th asal Pekalongan yang tinggal di jalan Kresek Gg Ikan teri. BPBD Kota Denpasar bergerak membelah jalan menuju TKP karena mendapat info ada kebakaran pukul 17:00. BPBD Kota Denpasar dengan 5 unit mobil pemadamnya dikerahkan dalam kebakaran ini. Dengan kesigapan petugas api dapat dikuasai dan tidak merembet lebih luas lagi, mengingat masih ada banyak rumah-rumah bedeng pemulung yang lainnya disebelahnya. Jadi dalam kebakaran ini gudang pemulung mengalami kerugian ratusan juta rupiah, sedangkan pemilik rumah sebelahnya, ahmad buhari mengatakan kerugian mencapai 5 miliar rupiah karena disana berisi barang-barang antik dan menghanguskan mesin kapal serta 2 buah sepeda motor (Vespa dan vixion). Api baru bisa diatasi setelah petugas berperang selama 2,5 jam. Dalam kejadian ini salah satu warga yang berusaha memadamkan api terkena sengatan listrik, dan keadaannya tidak terlalu parah namun sempat ketakutan dan trauma dengan kejadian ini.
Baru saja usai memadamkan api di Jalan Kresek, tiba-tiba kebakaran terjadi lagi di Jalan Wibisana Barat sebelah barat Br. Semilejati Kec. Denpasar Utara. Kebakaran kedua ini menghanguskan rumah kontrakan milik Pak Santi yang dikontrakan kepada Ibu Wayan Rimpen 40th asal Karangasem yang keseharinnya bekerja sebagai kuli di pasar Badung. Rumah di tinggali dengan 4 orang penghuni ini hangus terbakar. Menurut cerita Wayan Simpen sendiri api diperkirakan dari dupa yang di haturkan oleh anak laki-lakinya ini jatuh ke kasur dan menghanguskan rumahnya. Sudah 5 tahun rumah ini saya kontrakkan bulanan seharga 275rb rupiah kini hangus sudah, ungkap Wayan Rimpen. 2 unit mobil Pemadam milik BPBD Kota Denpasar diluncurkan untuk menjinakkan sijago merah yang mengamuk. kurang dari setengah jam api dapat dikuasai.