Menu

Denpasar Melalui BPBD Kota Denpasar Gelar Simulasi Kebencanaan, PSM Belajar Selamatkan Korban Banjir

  • Jumat, 04 April 2014
  • 2442x Dilihat

BPBD

Denpasar Gelar Simulasi Kebencanaan --- kecil

PSM Belajar

Selamatkan Korban Banjir

 

Denpasar,

DenPost

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Kota Denpasar kembali menggelar simulai kenencanaan, kali ini bersama anggota

PSM desa/kelurahan se-Kota Denpasar, di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Jumat

(21/3. Skenario simulasi adalah penyelamatan korban banjir, sebagai

antisipasi banjir yang selalu mengancam Kota Denpasar.

Skenario bermula dari petugas call centre 223333 BPBD, menerima

laporan bahwa di kawasan pantai matahari terbit telah terjadi banjir besar,

sehingga korban terseret sampai ke pantai. Call

centre pun menghubungi induk BPBD yang segera melaporkan kepala Kepala

Pelaksana BPBD Kota, dr. Made Sudhana Satriagraha. Karena kondisi gawat

darurat, segera dilakukan kordinasi dengan BPBD Bali, SAR, Kodim, PMI, Dinas

Kesehatan, Dinas Sosial dan LK3 untuk turut membantu, karena banjir makin

besar.

BPBD Kota Denpasar yang menggunakan sarana,

mengerahkan segala upaya untuk membantu korban. SAR beserta PSM dan anggota

BPBD langsung turun ke pantai, menyelamatkan lima korban. Satu korban nampak

trauma, sedangkan empat lainnya luka-luka. Dari empat tersebut, karena tidak

sadarkan diri harus dibawa ke rumah sakit. Dengan bantuan ambulans dari PMI dan

milik BPBD, penanganan korban dilaksanakan dengan cepat.

Sementara itu, Tagana Dinas Sosial Bali dan

jajaran Kodim serta Dinas kesehatan menyiapkan posko bantuan. Relawan dan

petugas BPBD mendirikan tenda. Ketika korban dan masyarakat umum dievakuasi,

semua diarahkan ke tenda dan mendapat pelayanan kesehatan serta dapur umum

untuk konsumsi mereka.

‘’Mereka kami latih dalam praktek simulai

ini, sebagai bahan pengetahuan dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di

Kota Denapasar. Siapa pun tidak ingin ada bencana, namun kita tak akan bisa

terhindar oleh bencana ini. Untuk itu, komponen peduli bencana yakni

pemerintah, masyarakat dan swasta mesti bahu membahu dalam kesiapsiagaan ini.

Pelatihan baru sebagian kecil dari keinginan besar itu,’’ ujar Kabid Rekonstruksi

dan Rehabilitasi BPBD Kota Denpasar, Made Prapta.

Simulai yang dilaksanakan kemarin, juga

disaksikan oleh delegasi dari Badan Kebencanaan China yang sedang studi banding

penanganan bencana di Bali. Delegasi terdiri dari 9 orang dari 3 provinsi di China

ini, memberikan respon positif. ‘’Simulasi ini memberikan gambaran kepada

mereka, penanganan bencana yang dilakukan di Bali. Mereka benar-benar merespon

positif,’’ ujar pendamping delegasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr.

Iwan Darmawan.

Seusai simulasi, melalui mobil satelit

milik BPBD Provinsi Bali, Made Prapta melaporkan kegiatan yang dilaksanakan di

Bali, ke BNPB yang memberikan penilai positif. Dimana Bali khususnya Denpasar

telah melakukan simulasi secara berkala dengan komponen masyarakatnya.