DALAM 24 JAM SIJAGO MERAH MENGAMUK DI TIGA TEMPAT
Dalam 24 jam si Jago merah mengamuk di 3 tempat : terjadi kebakaran di Jalan Noja II. Gang Rahwana Kelurahan Tonja, di Jalan Pulau Moyo (Gudang Bengkel), dan di Jalan Mahendradata Selatan (Rumah makan Black Jack) kebakarn diduga disebabkan slang elpiji bocor. Tetapi untuk memastikannya Polisi masih melakukan olah TKP, dengan menggunakan Foam api bisa dijinakkan dengan cepat oleh tim BPBD Kota Denpasar.
Namun yang terparah terjadi di Jalan Noja II, seorang nenek renta bertirak histeris sambil meminta kepada warga supaya membunyikan kulkul bulus, Jumat (5/8/2011) sekitar pukul 13:00. Nenek yang tinggal di Jalan Noja Saraswati, Br. Oongan, Tonja, Dentim melihat kepulan asap dan api membungbung tinggi di rumah semipermanen yang dihuni keluarga IB Made Oka asal Mengwi, Badung.
Dalam sekejap, warga sekitarnya berdatangan ke lokasi kejadian guna menyelamatkan barang-barang berharga di rumah IB Oka. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tapi bocah yang baru saja belajar berjalan nyaris menjadi korban. Beruntung sang nenek di rumah ini sigap dan segera menyelamatkan cucunya, sebelum warga sekitarnya menyelamatkan barang-barang.
Sedangkan untuk memadamkan api, mobil pemadam milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar berak dari Tiga Pos.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api diduga muncul pertama kali dari kamar mandi. Pemilik rumah, IB Oka, saat itu bekerja sebagai Satpam di Sekolah Cipta Darma. Yang tinggal di rumah itu hanya nenek yang dipanggil oleh warga sekitarnya Dayu Anom Wardani. Sedangkan menantunya (Istri IB Oka) siang itu ke luar rumah untuk menjemput anaknya.
Menurut petugas polsek Dentim yang melakukan olah TKP, sebelum kebakaran terjadi, Dayu Anom baru saja menidurkan cucunya. Tiba-tiba dia melihat kepulan asap hitam dari kamar mandi. Nenek itu kaget dan segera menyelamatkan cucunya. Setelah sang cucu selamat, barulah dia berteriak minta tolong. Tak jauh dari rumah tersebut memang ada sejumlah warga. Bahkan ada nenek lainnya yang histeris dan minta warga supaya membunyikan kulkul bulus.
Sebelum petugas pemadam datang, api keburu merembet ke rumah tetangga IB Oka yakni Ita Juniarti. Api juga melalap sebagian dapur.
Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan masuk ke lokasi kejadian mengingat rumah yang terbakar berada di dalam gang. Namun dengan kesigapan petugas, jalan diterobos hingga membuat pinggir aspal seperti trotoar jebol. Maklum petugas harus menuju rumah dari jalan raya berjarak sekitar 40 meter.
Selain menghanguskan bangunan serta isinya, sepeda motor Honda Vario nopl DK 7345 FR milik IB Oka juga terbakar.
Sedangkan IB Oka, yang pulang begitu menerima kabar kalau rumah tinggalnya terbakar, segera masuk ke dalam halaman yang dipagari garis polisi. Dia bermaksud mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Dia hanya menemukan surat-surat penting, walau sebagian sudah dilalap api.
Ita tampak masih bersukur karena dokumen-dokumen yang berharga bisa diselamatkan, lalu dibawa keluar rumah. â€syukur dokumen-dokumen ini bisa selamat†ujar ita dengan mata berkaca-kaca.
Nita juga menceritakan musibah datang bertubi-tubi. Sekitar sebulan lalu, rumahnya digerayangi maling. Sekotak perhiasan yang disimpan di dalam lemari di gondol maling. â€ini cobaan yang beratâ€. Ucapnya.
Untuk sementara waktu dua keluarga ini bakal pindah ke keluarga terdekat. â€kami pindah dulu ke ruamah keluarga, barang-barang akan saya angkut dahuluâ€. Tegas korban.
Menurut Kabid Rehabilitasi adn Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar, Made Prapta, akibat dua rumah yang terbakar tersebut, kerugian diperkirakan Rp. 125 juta rupiah.
Menurut petugas Polsek Dentim yang datang ke TKP ada dugaan penyebab kebakaran itu arus pendek atau Korsleting. Kendati demikian, sebelum ada kepastian dari petugas indentifikasi, polisi tak mau buru-buru menyimpulkan penyebab pastinya.