BPBD Rangkul Aparatur SKPD Tangani Bencana *Tergabung dalam Balana Kota Denpasar*
Bencana yang terjadi disadari disebabkan oleh banyak faktor serta melibatkan banyak pihak dalam penanggulangannya. Oleh sebab itu harus dikembangkan strategi dalam penanganan bencana dengan penggalangan kekuatan melalui kerjasama semua pihak. Guna memantapkan kembali penanganan bencana di Kota Denpasar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, juga merangkul dan melatih aparatur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ikut disiagakan dalam penanganan bencana. Dengan demikian, para aparatur yang dilatih ini, akan memberikan manfaat bagi lingkungan SKPD dan masyarakat di sekitarnya.
Hal itu diungkapkan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Denpasar, dr. Made Sudhana Satrigraha yang juga ditunjuk untuk membuka pendidikan dan latihan pencegahan serta pengendalian bahaya kebakaran tersebut.
’Kami menaruh harapan besar terhadap dilatihnya Barisan Relawan Bencana (Balana) di lingkungan Pemkot Denpasar ini. Sehingga, semua komponen di lingkungan Pemkot Denpasar bahu membahu dalam penanganan bencana secara kompresensif, karena bencana tidak dapat diperkirakan kapan datangnya,’’ tegas Walikota.
Tim Balana yang merupakan hasil pemikiran Walikota Rai Mantra saat pulang dari Harvardyang lalu ini, juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kewasdanaan bencana di kalangan PNS, kemudian masyakakat, dunia usaha dan anak-anaksekolah. ‘’Pelatihan dan pembentukan Balana di Kota Denpasar ini, kami harapkan jadi tim reaksi cepat (TRC) di kalangan PNS Kota Denpasar untuk sigap, tanggap, dan ikut terjun dalam penanganan bencana. BPBD sebagai leding sector-nya, diharapkan dapat bekerja maksimal dengan peran serta Balana ini di masyarakat tempat tinggal dan SKPD mereka masing-masing,’’ pungkas Walikota.
Sementara itu, hadir dalam pembukaan diklat tersebut dari Kodim 1611 Badung, Polresta Denpasar, Camat dan SKPD se-Kota Denpasar, serta para pelatih dari berbagai instansi. Ketua Panitia Pelatihan, Made Poniman melaporkan, Diklat dilaksanakan tiga hari dari Rabu sampai Jumat, 17 – 19 Juni 2015. Sedangkan tujuan kegiatan diantaranya, untuk meningkatkan manajemen yang dimiliki pada sasaran-sasaran yang lebih luas menyangkut kebakaran, kegawatdaruratan dan penyelamatan dengan pola penanganan yang mencangkup pencegahan, penanganan dan pembinaan serta kemitraan dengan masyarakat.
‘’Selain teori, diklat akan diisi dengan simulasi dan praktek lapangan. Dengan demikian, kami berharap selesai mengikuti diklat ini, para peserta dari SKPD se-Kota Denpasar telah siap bertugas sebagai Balana Kota Denpasar,’’ pungkas Poniman.Â