Menu

BBPBD Kota Denpasar Gelar Simulasi Pasca Bencana

  • Sabtu, 13 Juni 2015
  • 1835x Dilihat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar kembali menggelar simulai pasca bencana,sebagai akhir dari pelatihan penggunaan saran dan prasarana (sarpras) pasca bencana kepada 43 peserta dari Pecalang se-Kota Denpasar, Simulasi digelar Tanggal 12 Juni 2O15 di halaman hotel Orinjje Denpasar, dengan melibatkan intansi terkait sebagai instruktur. Skenario bermula dari petugas Call Center BPBD O361 223333, menerima laporan, di kawasan  Sanur telah terjadi banjir, sehingga korban terseret sampai ke pantai. Call Center pun menghubungi Pos induk BPBD yang segera melaporkan kepala Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, dr. Made Sudhana Satriagraha. Karena kondisi gawat darurat, segera dilakukan kordinasi dengan BPBD Provinsi Bali, SAR, Kodim, PMI, Dinas, Kesehatan dan Dinas Sosial untuk turut membantu, karena banjir makin besar. BPBD Kota Denpasar yang dibantu oleh masyarakat mengerahkan segala upaya untuk membantu korban. SAR beserta Pecalang dan anggota BPBD langsung turun ke pantai, menyelamatkan lima korban. Korban yang diselamatkan ada yang luka dan ada yang harus dibawa ke rumah sakit. Dengan bantuan ambulans dari PMI dan milik BPBD Denpasar, penanganan korban dilaksanakan dengan cepat. Sementara itu, Tagana dan jajaran Kodim serta Dinas kesehatan menyiapkan posko bantuan. Relawan dan petugas BPBD mendirikan tenda. Ketika korban dan masyarakat umum dievakuasi, semua diarahkan ke tenda dan mendapat pelayanan kesehatan, serta dapur umum untuk konsumsi mereka.’Para peserta dilatih dalam simulai ini, untuk memiliki pengetahuan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di Kota Denapasar. Siapa pun tidak ingin ada bencana, namun kita tak akan bisa menghindar.Untuk itu, semua komponen agar peduli bencana dan bahu membahu dalam kesiapsiagaan bencana. Kami berharap pelatihan dan simulasi ini dapat berguna untuk kita bersama’’ ujar Kalak BPBD Kota Denpasar, dr. Sudha usai pelatihan. Sementara itu, Ketua Forum Pecalang Kota Denpasar, Made Mendra, didampingi Ketua Forum Pecalang Bali, Made Mudra mengatakan kegiatan pelatihan dan simulasi ini sangat berguna bagi anggotanya, terutama dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayahnya masing-masing. Anggota yang dilatih merupakan wakil dari 43 desa/kelurahan yang ada di Kota Denpasar. Pihaknya berharap, pelatihan ini terus berlanjut dan dapat melatih pecalang yang lainnya. ‘’Tahun depan kami berharap BPBD dapat melatih anggota yang lain. Sehingga ada kader-kader tanggap bencana di masing-masing desa adat. Kami rasa, para Pecalang akan menjadi mata dan kaki untuk kesiapsiagaan ini, dengan demikian resiko korban bencana akan bisa ditangani sedini mungkin,’’ pungkas Mendra